CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS

19 November 2009

whehehehe
lama ngga buka blog
aku cuma mau bilang kalo aku lagi ada masalah
skg ada blok fasis blok sekutu di kelasku
dan aku gabung di blok sekutu
karena, sekutu itu pemenang
sedangkan fasis itu cupu. ngajak perang duluan, tapi kalah tanpa syarat
whahaahahhahaahaha

tapi sekarang udah baikan
ngga tau deh di hati masing2 masih musuan ato ngga
yang jelas aku masih biasabiasa aja

27 Maret 2009

blog tgl 27032009 ~

eheheh :D
jarang bgt nh ak mbuka blog ini .
skrg ak mw crita ah ..

hari ini , adalah hari manis nyepi .
ak bgun jm 7 . lalu ak nntn spombob mpe jm 8 .
smbil maam mie .
lalu ak males2an .
gtu2 aja dh .

bye . c u *

14 Maret 2009

AYA . karena ini ak ilfil sm km ..

aya ku sygs .
maaf klo slm ini ak jrg jujur sm km .
ak jarang maen sm km .

tp itu smwa ada alesan.ny ko .

asal mula.ny bgini :
wkt itu , km n kwn* mu kn krja klmpk ,
kt.ny , km ntu ngg ad krja .
cm baca komik n baca komik trus .
trus kelakuanmu wkt itu disebarin dh . sama seseorang .

yaa , klo seandainya aku d posisiny seseorang itu , emg sih ak jg ksel .
makany ak ilfil sm km ,
trs join di grup GPA itu .

klo dipikir* sih : ngapain aib orang dsebar* ?
klo emg itu mslh.mu am dy , gausa nglibatin orang lain dong .
brarti yg salah sbnarny : seseorang itu .
krn mnyebarkan kelakuan seseorang , n bikin bnyk orang benci sm orang itu (kamu) .

pada akhirny ak jg sadar .
krn trnyata km ngg sperti yg dy (seseorang) blg ko .
km baik . baik bgt .
asik pula .
ngobrol m km tu enak . tmn yg asoy dh pokokny !

mlh , dy (seseorang) itu yg trnyata ga asik .
klo ak bcanda m dy , ngg bisa ktawa lepas .
ngg kaya ak sm cs , dan ak sm kamu .

n yang pasti n aku yakin .
seseorang itu MUNAFIK !


sx lagi ya , ak minta maaf . maaf . maaf .
keep smile :)

29 November 2008

ilfil

ILFEEL


entah mengapa kata itu sangat sering berhuru-hara di smpn 1 denpasar .

salah satunya adalah di kelas delapanda (8A) . khususnya cewe*ny .

emang , aku aja nggak terlalu ngerti arti kata itu .

entah artinya luas ato sempit . meneketehe ?

tapi ngucapin kata ilfeel itu rasanya gampang (dan enteng) banget .

begini ilfeel . begitu ilfeel . serba salah dong ?

emang nggak boleh nyangkal kalo cewe* panda sering ilfeel*an 1 sama lainnya .

aku juga begitu . aku nggak bisa memungkiri .

(aku mengakui kalau)

aku pernah ilfeel sama judith , indah , ayas , aya , dll (nggak semuanya sih) .

dengan alasan yang mungkin kurang pantes kalo aku langsung ilfeel sama dy .

judith .

aku pernah ilfeel sama dia karena dia bohongin aku .

dia nggak mau ngaku sama aku kalo dia pacaran .

dan kesannya dia nutup*in banget dari aku .

oke . dia (cuma) bohongin aku . tapi waktu itu aku bener* ga bisa terima .

terang aja aku ilfeel . (maaf bgt ya judith!!)

setelah aku pikir* dirumah ,

ngapain aku ilfeel sama judith . toh dia ngaku atau nggak , itu hak dia .

aku juga nggak dapet apa* atas kejujuran atau kebohongan dia

emangnya kalo dia jujur sama aku , aku bakalan dapet uang?

dari sana aku berpikir . aku udah salah ilfeel sama judith .

judith . maafin aku ya .

aku tahu aku salah . sekali lagi aku minta MAAF .

ayas .

aku pernah ilfeel sama ayas karena dia kekanak-kanakan (lebay) .

alasan yang aneh banget kan ? makanya aku ilfeel sama ayas cuma sebentar aja .

kan suka* dia mau kekanak-kanakan , ato tampak dewasa .

urusanku ? ga ada sama sekali . (ngapain ilfeel kalo gitu?)

maaf ayas . MAAF .

indah .

aku ilfeel sm dy karena ikut*an temen (tp wkt kelas 7).

alasan yang aneh . EMANG .

abis waktu (anggep aja) si anisa ilfeel sama kamu .

dia nyeritain yang jelek* tentang kamu .

yaah . jadi ikut*an ilfeel deh . soalnya jadi ikut berpikiran yang jelek* .

ndah . MAAF . banget . yah .

kalau aku ilfeel aku jarang cerita sama orang di kelas . tapi sekarang aku ngaku di blog .

(kecuali tentang judith, aku pernah cerita ke deva . aku ga tahan banget soalnya )

aku takut . kalo aku cerita , mereka jadi ikut*an ilfeel .

aku tahu rasanya diilfeelin . karena aku pernah jadi korban ilfeel .

judith aja pernah ilfeel balik sama aku gara* masala itu .

yang lain pasti juga pernah lah .

orang sampe sekarang aja , ga ada yang mau cerita atau curhat sama aku .

mereka aja ga ada yang percaya sama aku .

konotasinya udah jelek banget terhadap aku .

mereka takut cerita . katanya , “nanti nindya keceplosan” .

apa sih ? aku kan jadi tambah penasaran .

apalagi yang sebenarnya aku tahu tapi aku nggak sadar .

jadinya anggep aja nggak tau .

apakah aku terlalu polos?

emang rahasia apa yang pernah aku sebar ? (aku lupa nok)

kalo ada yang curhat ke aku . biasanya aku bilang “tumben nindya dibutuhkan ”.

(kayaknya cuma deva aja yang pernah curhat rahasia besar sama aku)

emang gitu kok kenyataannya . biasanya kan aku jadi kacang .

makanya aku sering banget pengen cepet* pulang , walaupun ga ada pulang cepet .

daripada di sekolah lama* . palingan temen* lagi ngomongin rahasianya .

yang aku tidak boleh tahu dengan alasan “nanti keceplosan” .

kalo temen* di 8a aja banyak yang luar beda , dalem beda .

temen apaan tuh kaya gitu ?

emangnya BAN apa ?

ada ban luar , ada ban dalem . (dan itu emang berbeda)

yaudah . daripada aku ceritain rahasia*ku , lebih baik aku tutup aja rapat* .

rahasia ? masalah ? aku punya banyak .

daripada nyeritain ke satu ato dua orang .

bikin yang lain jadi penasaran . (apa sih ee , apa sih ee)

sekarang daripada ilfeel ,

lebih baik kita introspeksi diri . apakah kita sudah baik ?

lebih baik dari orang yang kita hitung kejelekannya ?

apakah kita sudah sempurna untuk menghitung keburukan orang lain ?

seperti lagu ‘kepompong’ .

maklumi teman , hadapi perbedaan .

kenapa kita nggak coba untuk memaklumi aja ?

ngapain juga ilfeel sama orang , toh kita nggak bakalan dapet uang, motor, mobil, laptop, hp,

rumah, tv, kulkas, paket liburan, doorprize, piala, atau piagam.

(ah , nindya munnak)

(ngomong aja nggak mau ngilfeelin orang)

(nindya juga tuh , luar beda , dalem beda)

tapi , selagi aku bisa , aku akan MENCOBA .

temen sd ku bilang, apapun yang tak mungkin bisa jadi mungkin jika kamu mencoba .

untuk nggak ilfeel sama orang lain .

diilfeelin itu rasanya nggak enak . NGGAK ENAK BANGET .

tmands .

jgn pada ILFEEL*an lagii yakks .

lama* aku yg puciing niih . :(

jadilah teman yang baik .


skali lagi ..

MAAF untuk smwa yg pernah aku ilfilin atopun engga .

MAAF kalo aku ada salah sama kalian .


(maaf kalo ada salah* kata)

28 November 2008

pertemuan 10 penelitian

PENELITIAN DIBIDANG TEKNOLOGI DAN INFORMASI

Penelitian Teknologi Informasi (TI) cukup berbeda dengan penelitian di bidang sosial kemasyarakatan. Umumnya penelitian TI tidak mempunyai metodelogi yang jelas, tidak ada pembuatan kuesioner, tidak ada pengolahan data dan hanya sedikit yang mencakup analisa hasil. Penelitian di bidang TI, sepanjang yang pernah saya amati, bisa mencakup beberapa jenis penelitian termasuk:Penelitian Murni TI: Penelitian jenis ini merupakan penelitian yang berusahamemecahkan permasalahan-permasalahan yang muncul terkait bidang TI dengan mencari solusi-solusi yang bersifat fundamental. Umumnya penelitian ini banyak berkecimpung mempelajari teori-teori yang ada untuk dapat mengembangkan teori-teori fundamental terkait lainnya. Beberapa penelitian yang bisa termasuk di dalam cakupan ini antara lain pengembangan:Metodologi pengembangan sistem informasiMetodologi pembuatan data warehouseMetode-metode data mining/soft-computingKonsep jaringanMetode searchingTeori OptimasiMetode Pemilihan VariabelSistem keamanan jaringanMetode enkripsi dekripsiBahasa pemrogramanMetode penyimpan dataMetode pengolahan citraMetode pengenalan polaAmong othersPenelitian Terapan TI: Penelitian terapan di bidang TI lebih mengacu pada penelitian yang memanfaatkan teori atau metode, yang telah dikembangkan orang lain dalam cakupan penelitian murni TI, di dalam pengembangan penelitian lanjutan. Beberapa penelitian yang bisa dimasukkan di dalam cakupan penelitian ini antara lain pengembangan:Sistem kontrol berbasis soft-computingHardware yang menerapkan metode penyimpanan data baruMetode analisa kedokteran berbasis soft-computingPenelitian yang membandingkan antara teori/metodeSistem operasi yang berbasis open sourceSistem database dengan sistem indexing data baruMetode peningkatan efektifitas jaringan berbasis data miningSistem pencarian dengan metode searching baruWord processing dengan metode spell checker baruSistem database dengan metode penyimpan data baruAplikasi pengolahan citra dengan metode pengolahan baruAplikasi pemodelan data yang mengakomodasi metode baruProgram-program (DLL atau JSP) untuk metode tertentuBioinformatics dan BiomedikPenerapan Metode TI di Bidang Lain (Ekonomi, Sosial dll)Among othersPenelitian Pengembangan Sistem: Sistem yang dimaksud di sini merefer pada sistem yang dapat dipergunakan langsung oleh pengguna seperti sistem informasi dan sistem jaringan. Penelitian jenis ini umumnya berusaha menerapkan berbagai teori atau metode yang telah dikembangkan baik dalam cakupan penelitian murni maupun penelitian terapan seperti sistem database, bahasa pemrograman, konsep jaringan dan lain-lain. Penelitian yang tercakup umumnya mencakup pengembangan sistem untuk tujuan perorangan/komunitas tertentu seperti pengembangan:Sistem informasi keuanganSistem pakarSistem pendukung keputusanSistem data warehouseSistem digital librarySistem mobile dictionarySistem jaringan berbasis open sourceAmong othersDibandingkan dengan penelitian murni dan terapan bidang TI, penelitian jenis ini sekarang ini kelihatannya masih lebih banyak diminati oleh mahasiswa TI Indonesia dalam proses penyelesaian kegiatan belajar mereka. Penelitian jenis ini juga sudah jelas tata cara pelaksanaannya, karena metodologi pengembangan sistem umumnya sudah pernah diusulkan dalam tahapan penelitian murni.Penelitian Terkait Penggunaan dan Manajemen TI: Belakangan ini, dengan berkembangnya penerapan TI di masyarakat, keilmuan tentang efektivitas penggunaan dan keilmuan di bidang manajemen TI juga semakin berkembang. Penelitian terkait dengan keilmuan-keilmuan tersebut juga banyak dilakukan. Walaupun masih dalam ruang lingkup TI, penelitian jenis ini mungkin lebih banyak dikaitkan dengan penelitian bidang sosial kemasyarakatan, karena yang menjadi objek penelitian biasanya adalah user/pengguna TI, administrator TI atau provider TI. Sehingga kemungkinan untuk menerapkan metodologi penelitian seperti halnya penelitian di bidang sosial kemasyarakatan sangat besar.Mungkin ada yang masih memperdebatkan apakah kegiatan pengembangan sistem termasuk sebagai suatu kegiatan penelitian atau tidak. Kalau dilihat dari definisi dari kata penelitian (research) itu sendiri yaitu:Research is a human activity based on intellectual investigation and is aimed at discovering, interpreting, and revising human knowledge on different aspects of the world. Research can use the scientific method, but need not do so.(sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Research)kegiatan penelitian pada hakekatnya mempunyai tujuan untuk menemukan, menginterpretasikan ataupun merevisi pengetahuan yang ada di masyarakat. Sehingga, penelitian yang melibatkan kegiatan pengembangan sistem, karena tidak mencakup unsur menemukan, menginterpretasikan ataupun merevisi pengetahuan masyarakat, memang masih bisa menjadi bahan perdebatan apakah kegiatan tersebut bisa dimasukkan ke dalam kegiatan penelitian bidang TI atau tidak.Mengikuti perkembangan pendidikan tinggi TI Indonesia dan merefer bahwa, pengembangan sistem masih banyak diminati oleh mahasiswa TI di Indonesia sebagai bahan skripsi, saya sendiri secara pribadi berpendapat bahwa pengembangan sistem yang dilakukan dalam tatanan perkuliahan masih termasuk dalam pengerjaan projek (assignment) dari suatu perkuliahan, yang mungkin hanya bisa dijadikan tugas akhir (projek akhir) dari mahasiswa dengan level di bawah S1 (D1, D2, dan D3).Cara yang harus dijalani untuk mengatasinya sudah tentu dengan mempelajari matematika atau statistik tersebut sesuai dengan keperluan kita. Tetapi, tentu ini adalah kegiatan yang sangat-sangat tidak diminati, kalau memang ‘matematika’ atau ’statistik’ itu adalah hal yang tidak kita sukai. Mungkin di sini saya bisa sedikit berbagi pengetahuan tentang alternatif yang bisa digunakan untuk mengatasinya:Bagi yang suka menggunakan komputer, paket program Microsoft Excel sudah menyediakan banyak fasilitas untuk melakukan penghitungan matematika dan statistik.Bagi yang suka komputer lagi, ikut mailing list terkait juga merupakan cara yang bagus dan ‘gratis’ untuk berkonsultasi.Bagi yang tidak menggunakan komputer, beberapa tempat yang mungkin bisa dikunjungi untuk berkonsultasi tentang statistik antara lain: Badan Pusat Statistik (Statistics Indonesia) yang mempunyai banyak statistician atau perguruan tinggi yang mempunyai jurusan matematika atau statistik. Orangnya baek-baek kok.Yang paling gampang mungkin, cari teman yang bisa matematika atau statistik, itu akan sangat membantu.Masih terlalu berat? Sudah tidak ada jalan lagi kali ya.Balik ke istilah ‘penelitian’, kegiatan seperti ini akan sangat membantu apabila kita memang sedang menghadapi permasalahan. Dengan menerapkannya dalam setiap langkah kita, hidup kita akan menjadi lebih beralasan dan Indonesia senantiasa akan menjadi negara yang berhasil dan pintar.

ICT DEVELOPMENT (pertemuan 5)

ICT is the combine which contain large meaning about every activities connecting process, manipulation, management and transfer information. By ICT development, human can do the task easily and quickly. Now, we can use ICT anytime and anywhere. We need ICT to prepare, anticipate and to overcome negative effect of ICT development in daily life and effective to support learning process and their living.

            Information Technology (IT) is every thing which connects to the processing, uses a device, manipulation and information management. Long, long time ago, society used a simple IT to receiving information like kentungan, kul-kul, old newspaper, and from one person to the other person. IT is developing very quickly. So, now we can receive a lot of fresh news and information by television, radio, and interconnected network or internet. Many sites give us a lot of information. IT development is making our life easier than before.

            Communication Technology (CT) is every thing which connects using a device to process and transferring data from equipment to other equipment. Long time ago, peoples used pigeon bird or letter to communicate with other peoples. But, by CT development society can communicate more easily. The example of CT development is Telephone and Handphone. Telephone that founded by Alexander Graham Bell, give us many benefits. By telephone, peoples can communicate with other people in the world more easily. It’s only press the number that you want to call, and then speak what you want to speak. And do you know? Communicating by telephone is very cheap, as cheap as letter.

            Handphone also a good CT. By handphone, peoples can communicate with other people anytime and anywhere. We can also send a short message if we don’t have much pulse. The other benefits we get by using handphone are too many. In an expensive handphone, we can take picture with a high resolution camera, listening to music, browsing internet, send our file to other handphone by Bluetooth technology, transfer our files to the computer, play games, and if you want to save more files in handphone you can upgrade your memory card up to 2 gigabyte. It’s amazing!  

            Other technology is also making our life easier. The example is Air Conditioner (AC) and Refrigerator. If we turn on the AC, the air can cooler than we turn off the AC. Refrigerator can preserve the foods by cooling the foods. 

24 November 2008

tgl 25 nopember 2008 (g penting)

hlo .
hri nne adala HARI GURU!
jdi.ny ak k skola cm bwt upacara doangs .
td bgun pagi jam 6 kurang .
abis itu nonton dulu sbentar . baru ak mndi .
...
critanya ud kepang.2 , trus ak minum susu .
eeeh perutku kok jdi sakit ??

oiya! trnyata kmaren ak cm makan SEKALI ! gyahahags .
yyeh . tiduran lg dde ak .
stenga 7 lbi gt . ak maksain untuk MAKAN .
whoe . enak sekali .

untungs sakit prut.ny udd ILANG! yessh!
trus skitar jam 7 kurang . ak brkt ke skola .

ternyata di perempatan ayani-kenarok, traffic light.ny mati!
yaah macet ddeh . huffs .
lama bgt ketahan disitu . 10-15 menitan laah .


akhirnya jam setenga 8 gt ak nympe d skola .
ad yg bilang : "yee, nindya bru dtg. tau gt ak jm sgini aj dtg."
(tp ak lupa orangnya)

...

singkat cerita,
udah mule nih upacarany .
trus ujan!
yah . upacara sambil ujan-ujanan ddeh .

oia , td jg ngobrol sama ayas (ngejek sih sebenarnya) sama mayna .
bilang* ayas purba lah . samson lah . (maaf ayas!!)
jahat bge sih ak . hhe :)

trus plg.ny ak k warnet .

ngtik ini deh !

akhirnya slese jg diari ini .
ak mw brenti dulu yy .
ud 2.5 jam nih ak d wrnet .

babayy :)

pertemuan 4 tentang sekolah (SMPN 1 DENPASAR)

SMPN 1 DENPASAR

SMPN 1 Denpasar adalah salah satu sekolah negeri terbaik di Kota Denpasar. Prestasi-prestasi di bidang akademik maupun non akademik kebanyakan diraih oleh sekolah ini. Tentu saja, karena hanya untuk menjadi murid SMPN 1 Denpasar saja memerlukan perjuangan yang sangat berat. Kita harus memiliki nilai rapor minimal 7.5 dan mengikuti tes TPA yang susah. Saya adalah salah satu orang yang beruntung karena dapat diterima di SMPN 1 Denpasar.

Memang, saya akui belajar di sekolah ini sangat susah. Tugas yang diberikan guru sangat banyak. Walaupun begitu, saya sangat senang berada di SMPN 1 Denpasar ini karena disini saya mempunyai teman yang banyak. Tidak hanya teman-teman sekelas, teman-teman dari kelas berbeda pun juga baik terhadap saya. Itu membuat saya sangat betah berada di SMPN 1 Denpasar.

Saya rasa SMPN 1 Denpasar ini hampir tidak ada cela. Tetapi masih ada masalah berat yang dialami sekolah saya ini, yaitu tentang kebersihan lingkungan. Lingkungan di SMPN 1 Denpasar cukup kotor. Hal ini mungkin disebabkan karena para siswa kurang peduli tentang kebersihan lingkungan. Saya harap SMPN 1 Denpasar bisa lebih bersih lagi.

Itulah sekilas tentang sekolah tempat aku digembleng lahir dan bathin, yaitu SMPN 1 Denpasar yang bagaikan kawah Candra Dimuka.

18 November 2008

pertemuan 3 COMPUTER!

what is computer?

A computer is a machine that manipulates data according to a list of instructions.

The first devices that resemble modern computers date to the mid-20th century (1940–1945), although the computer concept and various machines similar to computers existed earlier. Early electronic computers were the size of a large room, consuming as much power as several hundred modern personal computers(PC).[1] Modern computers are based on tiny integrated circuits and are millions to billions of times more capable while occupying a fraction of the space.[2] Today, simple computers may be made small enough to fit into a wristwatch and be powered from a watch battery. Personal computers, in various forms, are icons of the Information Age and are what most people think of as "a computer"; however, the most common form of computer in use today is the embedded computer. Embedded computers are small, simple devices that are used to control other devices — for example, they may be found in machines ranging from fighter aircraft to industrial robots, digital cameras, and children's toys.

The ability to store and execute lists of instructions called programs makes computers extremely versatile and distinguishes them from calculators. The Church–Turing thesis is a mathematical statement of this versatility: any computer with a certain minimum capability is, in principle, capable of performing the same tasks that any other computer can perform. Therefore, computers with capability and complexity ranging from that of a personal digital assistant to a supercomputer are all able to perform the same computational tasks given enough time and storage capacity.

It is difficult to identify any one device as the earliest computer, partly because the term "computer" has been subject to varying interpretations over time. Originally, the term "computer" referred to a person who performed numerical calculations (a human computer), often with the aid of a mechanical calculating device.

The history of the modern computer begins with two separate technologies - that of automated calculation and that of programmability.

Examples of early mechanical calculating devices included the abacus, the slide rule and arguably the astrolabe and the Antikythera mechanism (which dates from about 150-100 BC). Hero of Alexandria (c. 10–70 AD) built a mechanical theater which performed a play lasting 10 minutes and was operated by a complex system of ropes and drums that might be considered to be a means of deciding which parts of the mechanism performed which actions and when.[3] This is the essence of programmability.

The "castle clock", an astronomical clock invented by Al-Jazari in 1206, is considered to be the earliest programmable analog computer.[4] It displayed the zodiac, the solar and lunar orbits, a crescent moon-shaped pointer travelling across a gateway causing automatic doors to open every hour,[5][6] and five robotic musicians who play music when struck by levers operated by a camshaft attached to a water wheel. The length of day and night could be re-programmed every day in order to account for the changing lengths of day and night throughout the year.[4]

The end of the Middle Ages saw a re-invigoration of European mathematics and engineering, and Wilhelm Schickard's 1623 device was the first of a number of mechanical calculators constructed by European engineers. However, none of those devices fit the modern definition of a computer because they could not be programmed.

In 1801, Joseph Marie Jacquard made an improvement to the textile loom that used a series of punched paper cards as a template to allow his loom to weave intricate patterns automatically. The resulting Jacquard loom was an important step in the development of computers because the use of punched cards to define woven patterns can be viewed as an early, albeit limited, form of programmability.

It was the fusion of automatic calculation with programmability that produced the first recognizable computers. In 1837, Charles Babbage was the first to conceptualize and design a fully programmable mechanical computer that he called "The Analytical Engine".[7] Due to limited finances, and an inability to resist tinkering with the design, Babbage never actually built his Analytical Engine.

Large-scale automated data processing of punched cards was performed for the U.S. Census in 1890 by tabulating machines designed by Herman Hollerith and manufactured by the Computing Tabulating Recording Corporation, which later became IBM. By the end of the 19th century a number of technologies that would later prove useful in the realization of practical computers had begun to appear: the punched card, Boolean algebra, the vacuum tube (thermionic valve) and the teleprinter.

During the first half of the 20th century, many scientific computing needs were met by increasingly sophisticated analog computers, which used a direct mechanical or electrical model of the problem as a basis for computation. However, these were not programmable and generally lacked the versatility and accuracy of modern digital computers.

In practical terms, a computer program may run from just a few instructions to many millions of instructions, as in a program for a word processor or a web browser. A typical modern computer can execute billions of instructions per second (gigahertz or GHz) and rarely make a mistake over many years of operation. Large computer programs comprising several million instructions may take teams of programmers years to write, thus the probability of the entire program having been written without error is highly unlikely.

Errors in computer programs are called "bugs". Bugs may be benign and not affect the usefulness of the program, or have only subtle effects. But in some cases they may cause the program to "hang" - become unresponsive to input such as mouse clicks or keystrokes, or to completely fail or "crash". Otherwise benign bugs may sometimes may be harnessed for malicious intent by an unscrupulous user writing an "exploit" - code designed to take advantage of a bug and disrupt a program's proper execution. Bugs are usually not the fault of the computer. Since computers merely execute the instructions they are given, bugs are nearly always the result of programmer error or an oversight made in the program's design.[11]

In most computers, individual instructions are stored as machine code with each instruction being given a unique number (its operation code or opcode for short). The command to add two numbers together would have one opcode, the command to multiply them would have a different opcode and so on. The simplest computers are able to perform any of a handful of different instructions; the more complex computers have several hundred to choose from—each with a unique numerical code. Since the computer's memory is able to store numbers, it can also store the instruction codes. This leads to the important fact that entire programs (which are just lists of instructions) can be represented as lists of numbers and can themselves be manipulated inside the computer just as if they were numeric data. The fundamental concept of storing programs in the computer's memory alongside the data they operate on is the crux of the von Neumann, or stored program, architecture. In some cases, a computer might store some or all of its program in memory that is kept separate from the data it operates on. This is called the Harvard architecture after the Harvard Mark I computer. Modern von Neumann computers display some traits of the Harvard architecture in their designs, such as in CPU caches.

While it is possible to write computer programs as long lists of numbers (machine language) and this technique was used with many early computers,[12] it is extremely tedious to do so in practice, especially for complicated programs. Instead, each basic instruction can be given a short name that is indicative of its function and easy to remember—a mnemonic such as ADD, SUB, MULT or JUMP. These mnemonics are collectively known as a computer's assembly language. Converting programs written in assembly language into something the computer can actually understand (machine language) is usually done by a computer program called an assembler. Machine languages and the assembly languages that represent them (collectively termed low-level programming languages) tend to be unique to a particular type of computer. For instance, an ARM architecture computer (such as may be found in a PDA or a hand-held videogame) cannot understand the machine language of an Intel Pentium or the AMD Athlon 64 computer that might be in a PC.[13]

Though considerably easier than in machine language, writing long programs in assembly language is often difficult and error prone. Therefore, most complicated programs are written in more abstract high-level programming languages that are able to express the needs of the computer programmer more conveniently (and thereby help reduce programmer error). High level languages are usually "compiled" into machine language (or sometimes into assembly language and then into machine language) using another computer program called a compiler.[14] Since high level languages are more abstract than assembly language, it is possible to use different compilers to translate the same high level language program into the machine language of many different types of computer. This is part of the means by which software like video games may be made available for different computer architectures such as personal computers and various video game consoles.

The task of developing large software systems is an immense intellectual effort. Producing software with an acceptably high reliability on a predictable schedule and budget has proved historically to be a great challenge; the academic and professional discipline of software engineering concentrates specifically on this problem.

11 November 2008

My Biodata

Haloo semua pengunjung blog ini ,

Aku nindya ,
Nama lengkapnya Made Nindya Kirana ,
lahir di Denpasar, 5 maret 1995

aku bersekolah di smpn 1 denpasar
kelas 8A
no.absen 21

oke segitu aja dulu selebihnya cari tau sendiri ya .

thx b4 .